Beranda

Tampilkan postingan dengan label HKBP Filadelpia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HKBP Filadelpia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Desember 2012

Kakawin Sutasoma dan Toleransi Beragama





Ratusan tahun lalu, Empu Tantular mengarang Kakawin Sutasoma. Kini salah satu ajarannya menjadi moto negeri ini: bineka tunggal ika. Terpecah belah tapi satu juga. Tidak ada kerancuan dalam kebenaran. Begitulah cita-cita sang pujangga. Namun, separuh abad lebih usia bangsa ini, filosofi ajaran itu baru sebatas moto. Dalam prakteknya, negeri ini masih jauh dari kata toleransi. Belum sepenuhnya masyarakat menyadari adanya perbedaan satu dengan yang lainnya.

Dua contoh peristiwa terjadi Senin lalu. Ibadat malam Natal sekitar 60 anggota Gereja Kristen Indonesia Taman Yasmin di salah satu rumah warga di Taman Cimanggu, Bogor Barat, terpaksa dibatalkan. Aparat keamanan tak memberi izin kepada mereka. Nasib serupa dialami jemaat Gereja HKBP Filadelfia, Bekasi. Ibadat malam Natal di tempat ini terpaksa dihentikan akibat kericuhan kecil antara jemaat dan warga Kampung Jalen, Desa Jejalen Jaya, Tambun Utara, Bekasi.